About The Author

This is a sample info about the author. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Quisque sed felis.

Get The Latest News

Sign up to receive latest news

20 Agustus 2009

Harga Minyak Goreng Naik Menyambut Puasa


HARGA beberapa jenis bahan pokok terus naik menjelang puasa dan Lebaran ini. Di Malang, Jawa Timur, beberapa komoditas yang terus naik, di antaranya minyak goreng dan gula pasir. Di Kota Tegal, Jawa Tengah, harga beras pun terus naik seiring berkurangnya panen.

Di Pasar Dinoyo, Malang, misalnya, harga 1 kilogram minyak goreng curah Rp 8.500 per kilogram (kg). Padahal beberapa hari sebelumnya Rp 8.000 per kg. Harga gula pasir juga naik dari Rp 8 000 per kg menjadi Rp 8.500.

”Kenaikan gula dan minyak goreng memang selalu terjadi menjelang puasa dan Lebaran. Dua bahan itu paling dicari,” ujar Nuraziz, pedagang bahan pokok di Pasar Dinoyo, Rabu (19/8).

Harga beras juga naik meski perlahan. Jika sebelumnya per zak (isi 25 kg) sekitar Rp 132.000, saat ini Rp 135.000. ”Harga beras memang masih normal. Mungkin karena memang stok aman dan kebutuhan masyarakat tetap,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Publik Bulog Subdivisi Regional Malang Priyo Susanto.

Ia menuturkan, stok beras di Bulog Subdivre Malang sebanyak 44.000 ton setara beras. Jumlah itu diperkirakan cukup hingga Maret 2010.

Di Kota Tegal, Jawa Tengah, harga beras pun terus naik seiring berkurangnya panen. Lima hari ini kenaikan harga mencapai sekitar Rp 200 hingga Rp 300 per kg. Sejumlah pedagang juga mulai mengeluh sulit mendapat pasokan.

Nuricha (52), pedagang beras di Pasar Induk Beras Martoloyo Kota Tegal, Rabu, mengatakan, harga beras jenis C-4 kualitas paling bagus naik dari Rp 5.000 per kg menjadi Rp 5.250-Rp 5.300. Harga beras C-4 kualitas kedua naik dari Rp 4.800 per kg menjadi Rp 5.000, sedangkan kualitas ketiga naik dari Rp 4.400 per kg menjadi Rp 4.800.

Menurut Nuricha, kenaikan harga beras disebabkan berkurangnya panen padi. Sebagian petani juga gagal panen karena tanaman terserang hama.

Meningkat

Siti (49), pedagang lain di Pasar Induk Martoloyo, mengatakan, memasuki puasa atau Lebaran, permintaan kebutuhan pokok cenderung meningkat. Kondisi itu ikut memengaruhi kenaikan harga beras.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng Ihwan Sudrajat memastikan stok bahan kebutuhan pokok dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Lebaran. Ia mengimbau pedagang agar kenaikan harga tidak melebihi batas kewajaran, yakni hanya sampai 20 persen.

Menjelang puasa ini, harga bumbu dapur dan sayuran di Kota dan Kabupaten Kediri, Jatim, naik. Adapun Pemerintah Kabupaten Boyolali, Jateng, membentuk tim guna mengantisipasi dan mengawasi peredaran daging sapi glonggongan selama puasa dan menjelang Lebaran. (vd/kom)

0 komentar: